Wanted: iron woman!

Tumpukan baju bersih yang sebelumnya menggunung di keranjang cucian baru saja selesai saya setrika. Rasanya lega dan gembira. Agak berlebihan sepertinya karena sebetulnya tidak ada yang istimewa tentnag menyetrika. Tapi bagi saya sendiri, tugas menjadi iron woman punya tempat khusus di antara rangkaian pekerjaan rumah tangga yang biasa dikerjakan seorang perempuan.

Saya biasa mencuci dua hari sekali untuk menghemat air dan listrik. Tidak sungguh-sungguh mencuci sebetulnya karena saya memakai  mesin cuci, tapi saya kira ini adalah bentuk mencuci pakaian yang umum pada jaman ini. Cara lain yang lazim dilakukan sekarang adalah membawa tumpukan baju kotor ke jasa pencucian baju dan sim-salabim, dua atau tiga hari kemudian baju sudah kembali rapi wangi tersetrika.

Di Yogyakarta yang juga terkenal  sebagai kota pelajar,  jasa pencucian baju atau umum dikenal dengan sebutan laundry tumbuh dengan sangat cepat hampir 15 tahun belakangan ini. Pada mulanya jasa ini hanya dikenal oleh orang-orang kalangan menengah ke atas yang pada umumnya tidak punya waktu untuk mengurusi pakaian kotor mereka dan bisa membayar jasa laundry yang cukup mahal bagi orang biasa. Tapi sekarang ini dengan mudah kita bisa memilih  jasa laundry. Ada begitu banyak usaha jasa laundry dengan tawaran harga dan kecepatan hasil yang bersaing. Semakin cepat semakin mahal harga per kilogramnya.

Saya  hanya memakai jasa  laundry untuk baju-baju yang perlu perlakuan khusus, misalnya kebaya, jas, jaket, dan selimut tebat  yang tidak bisa saya cuci di rumah. Selain itu semua saya cuci dan setrika sendiri.

Saya mengira menyetrika bukanlah jenis pekerjaan rumah tangga yang disukai banyak perempuan,  karena ini pekerjaan yang nak-nik (banyak detilnya dan agak ribet). Saya juga tidak sangat menyukai, tetapi untuk saya,  menyetrika menjadi salah satu bentuk meditasi sederhana. Saya selalu  menyetrika sambil  merenungkan banyak hal, sering bisa menemukan gagasan dan jalan keluar untuk masalah-masalah  Karena sambil bermeditasi ala-ala,  saya biasanya  menyetrika  sekitar  3-4 jam. Saya hampir yakin, kalau saya melamar bekerja di jasa laundry, saya pasti akan dirasani (dibicarakan di belakang saya)  dan tidak akan bertahan lama karena kecepatan menyetrika saya rendah. 

Tidak apalah, sampai hari saya cukup puas dengan loyal customer jasa penyetrikaan saya yang tidak pernah mengeluh  tentang kerja saya. Saya adalah iron woman idola keluarga saya dan karenanya saya bangga dan gembira.

There is no iron in the iron you use to iron shirts. Which is, ironically, both ironic an un-ironic.
Jeremy Irons, my favorite actor



Comments