Pencarian
Saya pastinya terlambat membaca novel-novel karya Nicholas Sparks karena ada masa di mana saya tidak punya waktu untuk membaca dan pada saat itu begitu banyak novel karya Nicholas Sparks diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Novel Nicholas Spaks yang pertama saya baca adalah " A Bend in the Road" diterjemahkan menjadi "Pertemuan Nasib" yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2003. Kebiasaan buruk saya kalau membaca novel yang menarik adalah tidak akan berhenti sampai di halaman terakhir novel itu. Itu yang terjadi ketika saya membaca "Pertemuan Nasib" dan novel-novel lain karya Nicholas Sparks yang secara khusus masih saya cari sampai sekarang.
Novel-novel Nicholas Sparks bagi saya sangat menarik karena mengajak pembacanya untuk mengenal banyak hal, di antaranya kota-kota di Amerika Serikat, berbagai profesi: sheriff, tentara, guru piano, arsitek, pengacara, dan pemadam kebakaran yang dideskripsikan dengan sangat menarik ketika tokoh-tokoh ini menjalani pekerjaan mereka dengan segala suka-dukanya dan tentu saja yang tidak kalah menariknya pastilah kisah cinta yang dituliskan dengan sangat indah. Kisah cinta yang tidak hanya terbatas pada romansa pria dan wanita tetapi kisah cinta dalam keluarga dengan berbagai dinamikanya yang membantu saya belajar untuk lebih memahami dan menumbuhkan cinta saya baik ke keluarga kecil saya dan juga keluarga besar saya.
Saya membaca berulang kali novel "The Last Song" the #1 New York Times Bestseller tahun 2009, sambil setiap kali masih menangis. Di novel ini saya begitu terkesan dengan cara bercerita Nicholas Sparks yang menawarkan kepada pembacanya sebuah pengalaman mencari dan menemukan Tuhan melalui tokoh utamanya yang menderita penyakit kanker dalam situasi keluarga yang terpecah.
STEVE
Comments
Post a Comment