Di mana Saja
Hari ini saya tidak melewati jalur jalan pagi yang biasa. Sejak hari Senin saya menjadi koordinator sebuah kursus yang diadakan selama 8 hari. Menjadi koordinator berarti saya harus datang lebih pagi untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kursus. Sebetulnya saya sudah punya rencana agar kegiatan jalan pagi tetap bisa saya lakukan. Tetapi khusus hari ini memang ada hal lain yang harus saya kerjakan di pagi hari sehingga tidak ada waktu untuk berjalan kaki.
Untungnya saya bekerja di kantor yang terletak di kawasan yang cukup luas, sekitar 2,8 hektar dan cukup untuk berjalan kaki 4.000 langkah. Maka jadilah saya hari ini beberapa kali berjalan berkeliling kawasan kantor saya untuk mencapai target saya tersebut.
Desain lanskap kantor saya dibuat dengan mengikuti letak tanaman yang tumbuh di atasnya. Pimpinan saya yang dahulu adalah pencinta lingkungan sejati yang tidak ingin ada pohon yang ditebang. Kawasan yang sebagian besar dipenuhi bambu diseling beberapa pohon buah-buahan menciptakan suasana yang sangat teduh dan sejuk. Bangunan kantor-kantor terletak di antara rumpun bambu. Ada jalan setapak yang dibuat untuk mencapai antar bangunan. Sama seperti ketika berjalan kaki di jalan lingkungan rumah saya, berjalan di jalan setapak kantor mengajak saya untuk menikmati waktu. Ditemani desir daun bambu, sinar matahari hangat yang menerobos di antara daun-daun ketika musim kemarau dan rintik gerimis yang jatuh menyentuh rambut ketika saatnya musim hujan.
Hari ini peserta kursus mengerjakan tugas shooting berdasarkan naskah yang mereka tulis. Satu hal yang selalu diminta ketika akan shooting adalah cuaca yang mendukung, artinya cukup matahari dan tidak hujan. Tetapi selama saya menjadi koordinator kursus yang sudah berlangsung sejak tahun 2007, di awal-awal tahun saya selalu cemas ketika sudah sampai jadwal shooting sampai sering marah karena hujan pasti turun. Kemarahan yang tidak berguna sebetulnya karena sejak dulu kala, Januari termasuk musim hujan, sampai ada yang mengatakan bahwa Januari adalah singkatan dari hujan sehari-hari. Selang beberapa tahun kemudian, saya sudah tidak cemas lagi ketika hari-hari kursus tersiram hujan, karena hujan tidak akan selamanya turun, pasti ada matahari yang akan kembali menyinari.
Berdasarkan kondisi ini, maka kemudian, peserta kursus diajak membuat perencanaan shooting dengan memperhatikan cuaca. Cuaca tidak bisa dijadikan hambatan sehingga shooting tidak terlaksana. Dan saya bersyukur, sampai hari ini setiap kursus selalu menghasilkan 8 film pendek yang membanggakan sebagai hasil produksi 4 hari kursus. Dalam waktu yang singkat, peserta bisa memproduksi film pendek berdurasi 3 menit dengan didampingi crew teknis yang adalah rekan-rekan kerja saya.
Mungkin hari ini saya tidak bisa persis mencapai 4.000 langkah hari ini, tapi tidak apalah...
Comments
Post a Comment